You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Glodok di Edukasi Pangan dan Kosmetik yang Aman
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Warga Glodok Diedukasi Makanan dan Kosmetik Aman

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta mengadakan sosialisasi dan edukasi keamanan pangan serta kosmetik aman bagi warga maupun pelaku usaha di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

"Jangan sampai tergiur oleh harga murah atau klaim berlebihan"

Kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi yang diikuti sebanyak 500 peserta ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris.

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih cermat dalam memilih produk yang dikonsumsi dan digunakan. Terutama, dengan memperhatikan izin edar, tanggal kedaluwarsa, serta kandungan bahan yang tercantum pada label.

BBPOM Kampanyekan Obat dan Makanan Aman di JFK 2025

"Keamanan kosmetik sangat penting untuk melindungi kesehatan kita. Jangan sampai tergiur oleh harga murah atau klaim berlebihan dan pastikan selalu produk yang digunakan memiliki izin edar dari BBPOM," ujarnya, Selasa (15/7). 

Sofiyani menjelaskan, dalam pengawasan terbaru, pihaknya mengungkap masih marak peredaran produk kosmetik dan pangan yang tidak memenuhi ketentuan.

Produk kosmetik tersebut mengandung bahan berbahaya, seperti Merkuri dan Hidrokuinon. Sementara, untuk produk pangan mengandung bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamine B, dan Methanyl Yellow.

Selain itu, imbuh Sofiyani, masih juga ditemukan produk yang tidak memiliki izin edar (TIE) serta produk kedaluwarsa yang masih dijual secara bebas di pasaran. 

"Sosialisasi semacam ini akan terus dilakukan di berbagai wilayah sebagai bentuk nyata komitmen BBPOM dalam melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat mengonsumsi atau menggunakan produk yang tidak memenuhi standar keamanan," tegasnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris turut mengajak masyarakat untuk mengunakan obat dan makanan yang sudah terdaftar di BBPOM.

Ia berharap, kegiatan ini dapat mendorong kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari produk ilegal.

"Pastikan keabsahan produk melalui BBPOM Mobile serta kenali produk yang mengandung bahan berbahaya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye5899 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3636 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2857 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2741 personNurito
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1399 personFolmer